Avoidant Attachment : Tembok Siksaan
Avoidant Attachment itu nyiksa? menurutku iya. Karena pola keterikatan avoidant itu seperti kita membangun tembok yang tinggi supaya orang lain ga bisa akses jalan ke kita TANPA izin. Avoidant itu bikin kita seolah-olah sedang main petak umpet, yang mana tidak hanya melibatkan diri sendiri tapi juga orang lain. Saat sisi avoidant ini ada kita cenderung menarik diri, shingga memancing orang lain untuk mencari kita. Padahal kita sengaja mundur untuk mengatur jarak, yang tentunya orang lain ga akan paham TANPA kita memberi tau. Akhirnya orang lain jadi bertanya-tanya dan bingung terhadap sesuatu yang terjadi. Tapi seorang Avoidant ga akan sadar akan hal ini. Kebingungan inilah yang sebenarnya menurutku merugikan, bahkan bagi seorang Avoidant itu sendiri. Perlu diketahui bahwa pembatasan-pembatasan yang diciptakan oleh Avoidant, berasal dari rasa ketidakpercayaan. Avoidant itu sering overthinking, saat dia ngerasa terlalu dekat dengan seseorang, dia akan otomatis merasa te...