Logika dan Kewarasan
Ternyata, berusaha menjadi 'anak baik' untuk orang tua toxic itu salah besar ya. Dari dulu aku sadar, keluarga ini toxic dan abnormal, tapi aku diam. Aku hanya melihat yang mereka lakukan, sholat, berdoa, bahkan ikut kajian, tapi dicampur dengan percaya hal-hal negatif yang tidak perlu aku sebutkan itu apa. Aku paham, bahwa didunia ini kita memang tidak akan pernah terlepas dari hal-hal seperti itu. Tapi kembali lagi ke kepercayaan masing-masing, kalau kita percaya Tuhan maka kita harus menyerahkan segalanya pada Tuhan, bukan pada sesama manusia yang katanya 'pintar' Aneh, aku bahkan sangat heran, kok bisa ya ada orang tua yang berpikir datang ke orang 'pintar' untuk bikin anaknya patuh? Walaupun aku tidak sepenuhnya paham agama, tapi aku masih tau mana yang salah dan mana yang benar. Aku pikir masih ada orang 'normal' di rumah ini, ternyata tidak. Aku seakan berdiri sendiri, melawan pemikiran toxic dengan logika. Lucu ya, emang ada anak yang bertarung...