Bertumbuh


Keadaan bisa mengubah kepribadian seseorang, walaupun sebenarnya seseorang tidak ada yang benar-benar berubah, mereka hanya sedang menyesuaikan diri dengan lingkungan dan terus tumbuh menuju pendewasaan. Memang terdengar klise, tapi memang ada benarnya saat sepasang manusia pernah berpisah, kemudian bertemu lagi pasti akan ada yang berbeda. Entah dari cara memperlakukan kita atau dari cara mereka berbicara - mengelola tata bahasa. 

Ini bukan tentang besar atau kecilnya sebuah perubahan, tapi tentang bagaimana cara kita sebagai manusia untuk tetap menyesuaikan diri dengan lingkungan. Kita tidak mungkin selamanya ingin dipandang sebagai anak kecil, tapi terkadang kita juga lelah bila terus-menerus bersikap layaknya orang dewasa. Karena dari menjadi anak kecil, kita tidak banyak mengerti hal-hal yang terjadi dalam hidup. Juga sebaliknya, menjadi dewasa dan mengetahui banyak hal tentang hidup, itu juga sangat melelahkan. Maka yang terbaik adalah menjadi diri sendiri, sesuai kapasitas yang kita miliki.

Salah satu yang kadang membuat aku menyesal, adalah tidak memanfaatkan atau memahami dengan betul-betul bahwa menjadi anak kecil yang sedang bertumbuh menjadi remaja itu sangatlah menyenangkan. Karena inilah yang satu-satunya aku pertanyakan, "apa yang sebenarnya aku lakukan pada saat itu?" aku selalu merasa bahwa aku telah melewatkan banyak hal, tidak bermain, tidak bergaul, selayaknya remaja pada umumnya. Padahal sebenarnya aku telah melakukannya, hanya saja otak kecil ini kehilangan sebagian memori yang tersimpan. Sehingga apa yang pernah terjadi, hilang tanpa jejak. 

Namun tiada guna untuk menyesali semuanya, memori yang terlanjur hilang biarlah hilang. Karena artinya otak telah otomatis menghapus kenangan yang tidak menyenangkan. Mungkin jika kita tidak pernah kehilangan sebagian dari memori itu, kita mungkin tidak akan menjadi seperti sekarang. Bisa jadi kita terendam dalam kelam yang menyakitkan, yang  menyebabkan susah bangkit. 

Kita telah menjadi hebat tanpa seluruh memori yang terekam. Itulah kenapa kepribadian seseorang bisa berubah alias berkembang. Meskipun sebagian memori itu hilangg, kita tidak tumbuh menjadi orang lain. Tapi menjadi diri kita sendiri dengan versi yang seharusnya - dewasa.

Jika suatu hari kita bertemu kembali dengan seseorang di masa lalu, jangan pernah berpikir bahwa mereka telah berubah. Tapi pahamilah bahwa kita sedang bertemu dengan seseorang itu dalam versi yang baru, karena sesungguhnya kita juga mengalami hal yang sama. Hanya terkadang kita belum menyadarinya, maka penting untuk kita agar selalu ingat, bahwa dunia ini berputar, pahit, manis pasti akan dilalui dan inilah yang akan mempengaruhi perkembangan kepribadian kita selain dari usia. 

So, kita akan selalu bertumbuh. Merindukan diri kita atau seseorang yang dulu pernah ada itu wajar. Tapi jangan salah sangka pada perubahan. Manusia akan selalu berproses, inilah saat-saat yang harus kita nikmati. 

Komentar

Postingan Populer