Pengendalian Diri itu Penting
Jangan terlalu keras menyuarakan rasa sakit, karena tidak semua perasaan mampu diterjemahkan oleh kata. Terkadang, kita memang ingin dimengerti, namun apakah pengertian dari orang lain jauh lebih baik dari penerimaan diri? tidak. Validasi rasa sakit dari orang lain bukanlah sebuah penghargaan, namun saat diri sendiri mampu menerima dan mengerti dan selalu mengakui bahwa diri sedang tidak baik-baik saja itu lebih baik daripada apapun. Karena diri kita adalah milik kita, bukan orang lain. Emosi yang ada dalam diri meskipun orang lain yang menyulut, namun mengendalikan dan memadamkannya saat berkobar adalah tanggungjawab diri sendiri. Ilmu pengendalian diri itu sangat penting, sama halnya dengan kebutuhan kita terhadap Tuhan untuk selalu bersujud dan berdoa. Bahkan menangis pun bila dihadapan Tuhan itu jauh lebih baik, daripada menangis, meraung didepan orang yang menyebabkan luka itu ada. Ajarkan pada diri sendiri, bahwa bahagia, bersedih, bahkan terluka pasti ada jedanya. Jangan menyalahkan orang lain, tapi kendalikan diri sendiri. Ketauilah bahwa, orang lain bukan tanggungjawab kita dan kita bukan tanggungjawab orang lain. Bagaimanapun keadaan kita, emosi kita hanya kita yang bisa mengatasi. Jangan selalu merasa sakit sendiri, walaupun orang lain bersikap jahat, karena pada hakikatnya tidak seorangpun didunia ini lolos dari rasa sakit. Jika kita merasa tidak mendapatkan keadilan, hakim terbaik adalah Tuhan. Biarkan tangan Tuhan yang bekerja, tugas kita adalah mengendalikan diri. Jadilah kuat, tangguh, dan tidak takut pada apapun kecuali Tuhan.
Komentar
Posting Komentar