Bicara Sedikit Soal Politik

Semua program pemerintah itu baik? Benar. Karena memang semua hal yang ditujukan untuk kesejahteraan rakyat adalah kebaikan. Namun, yang menjadi problem dari adanya program pemerintah yang tidak berjalan dengan baik adalah pelaku dan kanibalisme anggaran. 

Banyak tikus-tikus yang kemudian ditangkap lalu diadili, namun apakah dengan demikian korupsi di Indonesia benar-benar bisa hilang 100%? Tidak. Karena sebagaimana rantai makanan terus berlanjut, akan selalu ada umpan yang menggiurkan untuk dimakan. Umpan itu adalah program pemerintah itu sendiri, sedangkan pelakunya siapa? ya mereka-mereka itu yang duduk di kursi jabatan. 

Tidak dipungkiri sejak presiden ke-8 menjabat, banyak sekali huru-hara politik yang terjadi. Terutama terkait kebijakan pemerintah yang cukup semena-mena dalam mengambil keputusan. Saya pribadi, bukan seseorang yang ekspert dibidang politik, bahkan saya tidak seratus persen menyimak konflik sosial-politik yang telah/sedang terjadi. Namun, saya menuliskan sebuah pendapat berdasarkan fenomena sosial yang nampak dipelupuk mata. 

Yang menjadi sorotan utama saya dalam berpendapat adalah terkait program bantuan pemerintah yang sedang berjalan saat ini. Ditengah panasnya, kasus korupsi yang tiada habisnya. Bantuan dari pemerintah untuk masyarakat rentan miskin dan miskin masih terus berlanjut. Sebagaimana yang saya katakan, setiap program pemerintah itu baik, namun kembali lagi pada pelakunya. 

Baru-baru ini, dilingkungan saya tinggal. Saya baru memperhatikan dengan saksama bahwa masyarakat yang menerima bantuan berupa sembako, saya rasa belum tepat sasaran. Di desa saya, beberapa masyarakat yang beruntung mendapatkan bantuan sebesar 20kg beras / kk dan 4 liter minyak goreng / kk. Bukan masalah jika yang mendapatkan memang keluarga rentan miskin dan miskin. Namun pada kenyataannya, menurut saya ada beberapa keluarga yang cukup berdaya, namun turut mendapatkan bantuan tersebut. Hasilnya apa? sebagian daripada sembako yang diberikan malah dijual ulang untuk mendapatkan uang tunai. 

Seandainya, dari 20kg beras /kk diperinci lagi menjadi cukup 10kg beras/kk, begitupun dengan minyak goreng, dari 4liter/kk cukup menjadi 2liter/kk, hasilnya akan lebih rata. Akan ada lebih banyak keluarga yang rentan miskin dan miskin yang mendapatkan bantuan sembako. Sehingga akan memperbesar peluang pemerataan, karena fakta dilapangan, data bisa dengan mudah dimanipulasi. Sehingga yang tidak mempunyai koneksi, hanya bisa menonton. Padahal kan tujuan pemerintah memberikan bantuan pada masyarakat adalah pemerataan ekonomi, bukan menguntungkan beberapa pihak saja. 

Saya sependapat sekali kalau ada yang bilang semua program pemerintah itu bagus, asalkan tidak semena-mena, daripada memberikan bantuan dengan kapasitas besar pada satu keluarga, bukankah lebih baik memberikan dalam kapasitas yang cukup untuk satu keluarga, tapi pembagiannya merata? 

Rakyat itu sudah cukup menderita pak, kenaikan pajak, harga bbm dan sembako yang melambung tinggi, serta masalah krusial lainnya. Yang paling dirugikan adalah rakyat, jika pemerintah yang seharusnya menjadi tumpuan saja tidak bisa berdiri kokoh, lantas rakyat harus bersandar kemana? 



Komentar

Postingan Populer