Rumah : penjara tak kasat mata
Siapa sih yang pengen punya keluarga berantakan? ga ada. Karena semua orang yabg hidup di dunia ini, pasti mengharapkan punya keluarga yang utuh dan rukun. Tapi semuanya akan jadi mustahil, saat setiap kepala manusia dipenuhi dengan ego. Ego yang ga terbantahkan, ego yang selalu ingin dimenangkan, dan ego yang selalu menuntut untuk didengarkan. Padahal mencampurkan logika dan perasaan itu sangatlah penting dan pada kenyataannya, sebagian besar manusia mengesampingkan perasaan untuk memenangkan ego masing-masing.
Ga bisa dipungkiri, jika ujung tombak sebuah keluarga adalah kepala keluarga. Jika sebuah rumah dipimpin oleh kepala keluarga yang salah, bukan lagi retak tapi kehancuran akan segera tiba. Entah perlahan atau terjadi secara cepat dan signifikan. Kadangkala ego melebihi segalanya, saat kepala keluarga selalu menuntut dipuja, saat itulah para anggota harus tunduk. Betapa patriarkinya sistem seperti ini?
Itulah kenyataannya, rumah bukanlah sebuah istana megah dan hangat. Tapi rumah menjelma menjadi penjara tak kasat mata. Hanya ada seorang pemimpin yang berhak mengatur, sisanya hanyalah tawanan tanpa hak bicara. Mirisnya, tapi inilah gambaran dari rumah yang dipimpin oleh Kepala keluarga yang salah.
Komentar
Posting Komentar